Sesampai di rumah sakit agus bingung disaat semua staff rumah sakit menanyakan padanya, siapa penanggung jawab semua ini?, sejenak agus berpikir dan bertanya-tanya pada hatinya apakah ini jalan yg diberikan Tuhan untuk merubah hidup ku? dan agus langsung mengatakan kepada staff rumah sakit tersebut bahwa dia sebagai penanggung jawab pria yang sedang dirawat oleh rumah sakit tersebut, disaat pria yang terluka itu agus menunggu di luar keadaan mulai sepih tiada orang sama sekali selain dokter dan perawat rumah sakit tersebut yang berlewatan di depan matanya hanya sendiri dan sendiri menatap ke lantai berpikir melamun dan bertanya-tanya.
jam sudah menunjukan pukul 00:00 W.I.B tiba-tiba datang lah seorang perawat rumah sakit tersebut menemuinya yang mengatakan bahwa pria tersebut sudah sadar dan perawat itu mengatakan kepada agus bahwa pria tersebut menanyakan siapa kah yang membawah dia kerumah sakit. Agus pun menemui pria tersebut ke tempat perawatan, puji Tuhan kamu bisa selamat bagai mana keadaanmu ? apakah sudah lumayan?, oh anda yang menghantarkan saya ke rumah sakit ini. saya berterima kasih sekali kepada anda karena telah menyelamat kan jiwa saya, ah tidak usah dipikirkan semua itu sudah di atur oleh Nya jangan anda berterima kasih kepada saya berterima kasih lah kepada yang maha kuasa, saya sebagai makluk ciptaaNya hanya sebagai tangan Nya yang dikirimNya untuk menyelamatkan jiwa anda, baik lah apakah anda bisa mengantarkan saya pulang? saya tidak betah disini. baiklah tapi sebelumnya saya mohon maaf biaya perawatan anda bagaimana? saya tidak punya uang yang cukup untuk membantu anda keluar dari sini, apakah ada keluarga anda yang bisa dihubungi?, baiklah coba kamu hubungi nomor telepon ini, beberapa saat agus mencoba untuk menghubungi nomor telepon yang diberikan oleh pria yang di selamatkanya itu tapi tidak sekalipun ada jawaban dari nomor tersebut, kenapa tidak ada yang mengangkat? apakah mungkin sudah tidur? mungkin saja karena ini sudah larut malam.
**BERSAMBUNG**
Tidak ada komentar:
Posting Komentar